Rabu, 11 Mei 2011

Dia Perhatikanku

        Dahsyat kau kawan telah memberikan power tersendiri bagiku dan ini mempunyai nilai yang sungguh luar biasa. Sangat terharu sekali aku ketika kau menanyakan kabarku yang pada mulanya aku hanya meminta kau untuk melobikan dosen atas ketidakhadiranku karena keadaanku. Ternyata kau juga sempat menanyakan kabarku "uda baikan belum?". Kata itu Insya Allah akan menjadi penggerak sekaligus bahan bakar super power bagiku untuk membalas kebaikanmu itu kawan. Ya moga kelapangan padaku ini selalu istiqomah dalam keadaan dijalan-Nya.
       Aku kira hanya sebatas menanyakan kabarku saja. Ternyata kau baik sekali ketika kau ketuk pintu kosku yang didalamnya aku terbaring pilu dan bolos kuliah. Plastik yang kau bawa itu merupakan perhatian luar biasa bagiku. Roti, dan sejenisnya itu.
       Dalam keadaan kau bertanya padaku "pasti belum makan kan?". Dalam keadaan aku menjawab "oh uda tadi makan borjo" Kau pasti tidak tahu terasa aku sangat jauh sekali dengan orang tuaku. Ya orang tuaku yang disana masih menikmati masa cacat kakinya itu, yang moga selalu sabar, berjiwa besar padanya meski dua tahun lebih ia merasakannya. Teringat ibuku juga yang pantas ku acungi jempol kau bu dengan kesetiaanmu itu.
       Merasa aku sangat berdosa sekali disini hidup enak tanpa bisa hadir dihadapan orang tua saat kau membutuhkanku. Justru aku melesat jauh disini. Kadang aku menangis sendiri di kamar kosku ini.
Insya Allah aku akan menjadi orang super disini, jangan kwatirkan aku akan kemaksiatan yang meraja lela. Berusaha keras aku hindari itu semua.
       Ketika aku masuk angin, yang kerik aku dulu dan sekarang sudah menjadi beda. Yang belikan aku makanan ringan pun sudah berbeda. Sungguh mudah-mudah rahmat Allah selalu bersama kalian yang telah berbaik hati padaku. Rejeki itu kan tetap mengalir lancar padamu Insya Allah.
       Bersyukur aku diberi kelelahan kuliah ini, artinya aku benar-benar bisa menilai bahwa sehat adalah nikmat yang tak sebanding. Untuk orang yang sudah rela meluangkan harta dan waktunya untukku, sementara ini aku hanya punya dua ayat untuk kalian :

Artinya:
"Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami akan menyiapkan baginya jalan yang mudah." (Al-lail: 5-7)

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.