Minggu, 15 Mei 2011

Malam Jumat

Pemateri yang humoris bener-bener buat hati merasa nyaman. Layaknya Ust. Awan Abdullah asal Lampung itu. Sungguh ngena tausiahnya dari ba'da isya sampai larut malam, dengan bahasa yang sudah dibumbui dengan sedikit humor dan seabrek kisah pengalamannya.
Belajar dari orang GILA katanya. Kita juga bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih solih ataupun solekha. Racikan kata-katanya itu sungguh membuatku penasaran tentang teknik dalam meraciknya dan dapat mengambil simpatik dari pendengarnya tentunya.
Pertama : orang gila gak pernah mandi, so kalau yang waras kalo pengen gak dibilang orang gila, kita mesti mandi, wangi, dan yang jelas gak bau tidak mengenakkan.
Kedua : orang gila rambutnya gak terurus, kumal, gak pernah disisir, gak pernah cukur rambut.
Sekarang yang merasa kayak gitu berarti orang gila dong? boleh jadi begitu.


Ketiga : orang gila dicabut rasa malunya.
Kesana kemari lontang-lantung, gondal-gandul, gak berbusana, tetap saja PD alias percaya diri. Sama nih halnya dengan wanita yang busananya super WOw, kesana kemari gak ada malu alias sudah biasa katanya.
to be continue
---- Prigel, Kendel, Supel, Tegel, Tur ojo mangkel-----

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.