Rabu, 21 November 2012

MAYORITAS WANITA - TAPI TAK SEMUA

Ketika SD:
Lihat kerennya, prestasinya

Ketika SMP:
Lihat popularitasnya

Ketika SMA:
Lihat ganteng cakepnya

Ketika Kuliah:

Lihat semuanya

Ketika Mau Nikah:

Lihat Mapannya (sudah mapan apa belum?)

Tidak sedikit generasi muda kita yang selalu pilah-pilah dalam menentukan pasangan hidup (bagi saya itu memang hak Anda). Namun yang menjadikan kurang baiknya dalam memilih pasangan hidup adalah yang tidak berpedoman kepada Agama. Tidak sedikit generasi muda kita yang menjalani rumah tangga dengan terpaksa... terpaksa yang bagaimana? Mohon maaf ne ya sebelumnya. Maksud terpaksa disini adalah karena awalnya sih untuk senang-senang saja, untuk pengetahuan saja, untuk pengalaman saja. Dan ujungnya kebablasan sampai berbadan dua (maaf loh ya).
Kamu tahu gak sih, orang yang melakukan sedemikian itu BANYAK yang mereka lakukan justru dengan orang yang tidak dicintai nya. Karena niat tersebut hanya nurutin nafsu-nya, cuma untuk maen-maen, lebih parahnya cuma buat koleksi doang (emang barang po?). Dan biasanya pikiran semacam ini lebih dominan kepada kaum lelaki.

Nah, kalo tadi bahasanya adalah "parah", sekarang adalah mbahnya parah, mungkin bisa dengan bahasa: parah beut (hehe). Apanya yang parah beut? Jika yang melakukan ini (lelaki sebagai koleksi baginya) adalah wanita. Tahu sendiri kan banyak tuh cewek yang gonta-ganti cowok... pas SMP si A, pas SMA si B, pas Kuliah si C, D, E. Beehh maaf ya, cewek semacam ini saya kira cowok manapun akan ENGGAN DENGAN DIA UNTUK SERIUS DALAM PERNIKAHAN!! (untuk cowok yang nalurinya masih bagus).   Kenapa gak mau? ya iyalah orang yang cowok aja masih mulus alias kinclong masa mau dengan cewek gituan. Kalo toh terjadi pernikahannya (karna lelakinya belum tahu kali ya...) paling ya sedikit gak harmonis gitu rumah tangganya.
Lha terus siapa yang mau dengan dia? ya otomatis orang yang sama kayak dia lah, yang suka koleksi gitu..
Kesimpulannya:
Anda anda semua boleh kok ngeliat calon pasangan Anda dari segi apapun (hartanya, cantik/tampannya, keluarganya). Bahkan Rasulullah juga pernah bersabda:
“Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.”(HR. Bukhari dari shahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu)

 Nah yang perlu diperhatikan itu agamanya, agamanya keren gak? agamanya prikitiw gak? (hehe)
Uppps... Siapa yang gak tahu "nasab" angkat tangan??

Saranku buat yang cowok-cowok ne ya? wes ayo fokus me-mapankan diri untuk njemput wanita idamanmu... (suara mayoritas orang tua - calon mertuomu)

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.