Sabtu, 19 Januari 2013

MENANGIS: PERTAMA KALINYA DIHADAPAN DOSEN

Esok hari ujian Simulasi Komputer pukul 10.00 WIB selasa, 15/1/13, maka harus belajar dengan sungguh-sungguh nih. Dikala tengah kepenatan belajar, disempatkan membuka sistem informasi akademik tepatnya di sia.uin-suka.ac.id.

Usai NIM dan pasword diinputkan aku arahkan cusor di KHS semester, nilai APP sudah terpampang jelas, namun agak terdiam sendiri dan mencoba untuk ikhlas. Mengapa? bertanya-tanya kepada diri sendiri sebagai muhasabah. Adakah yang salah dengan diriku.

Kepenatan semakin bertambah dengan munculnya nilai APP. Fokus belajar simulasi komputer pun tidak lagi terarah. Akhirnya aku starter si suprax, aku putuskan pulang ke kos yang lumayan perjalanan hingga kurang lebih 20 menit (ngebut).

Pintu kos tertutup rapat namun tidak terkunci, meski aku dorong perlahan tetap saja memecahkan kesunyian terlihat pada jam tanganku pukul 01.00 lebih. Usai aku parkirkan si suprax dan membuka pintu, aku bentangkan kasur busa, aku letakkan tasku yang berat itu, helm dikepalaku juga. Blegg tidur.

Bendering alarm di handphoneku menunjukkan pukul 04.30 WIB, aku matikan alarm itu, tiba-tiba aku langsung teringat nilai APP aku yang tidak memuaskan. Aku berusaha melupakannya dan segera ambil wudhu dan menghadap kepada-Nya.

Tepat pukul 05.30 WIB aku beranikan diri mengirim sms ke dosenku itu, menanyakan waktu kosongnya untuk berjumpa. Namun, balasan itu tak kunjung datang hingga aku selesai ujian simulasi komputer, dan hingga larut sore. Dosenku itu biasanya selalu membalas sms mahasiswanya, berhubung sms aku tidak dibalasnya jadi aku putuskan tidak untuk berjumpa dulu dengan beliau.

Kembali terulang saat aku bangun tidur esok harinya, aku teringat nilai APP aku yang tidak memuaskan. Sepertinya nurani aku tidak dapat dibohongi. Hari itu juga aku niatkan untuk berjumpa dengan dosen yang juga selaku dosen pembimbing akademikku Tanpa sms lagi, usai ujian manajemen proyek tepatnya jam 11.30 aku langsung menuju ruangan dosen tersebut.

Aku masuk, namun terlihat dari jauh masih ada mahasiswa yang sedang bimbingan skripsi dengannya. Hingga aku keluar menunggu sampai urusan mahasiswa tadi selesai tanpa mengganggunya.

Urusan mahasiswa bimbingan tadi kelar, segera aku masuk ruangan tersebut. "hey kamu, gimana? waduh rekapan nilainya gak tak bawa e" kata beliau. Hmm padahal aku kan tidak minta rekapan nilai, apalagi sms aku yang lalu kan tidak dibalas?.

Sebagai muhasabah bagi diriku, aku hanya minta dipaparkan kesalahan-kesalahanku sehingga aku bisa tahu yang sebenarnya dan berusaha untuk segera memperbaiki diri.

Matakuliah ini adalah berkelompok, sungguh kontribusi lebih yang ada, tidak sebanding dengan kenyataannya. Justru yang berkontribusi tak seberapa mendapatkan nilai yang lebih. Terus terang aku bukan tipe orang yang suka iri, namun aku hanya ingin tahu sebab dari terciptanya nilai aku tersebut, yang tidak memuaskan tadi bagi nuraniku (bukan diriku). Meskipun beliau bilang "nilaimu sebenarnya justru lebih parah dari yang sudah ada."

Dalam percakapanku, tersentak aku tidak bersuara. Suara yang akan aku ucapkan tiba-tiba terenyut terdiam. Ini kali pertamanya aku menangis dihadapan dosen. Terdiamku sekitar 1 menit aku kembali bisa bicara lagi, hingga naudzubillah ungkapan-ungkapanku mengandung riya' menurutku yang menunjukkan kelebihan dari aku.

Sebelum perjumpaan itu, aku berjanji untuk menghindari riya'. Namun apa boleh buat, syaitan ada dimana-mana.

Ternyata nilai aku turun karena penilaian teman2 terhadapku yang jelek. Bahkan satu diantara mereka memberiku nilai K. Aku merasa dibohongi, pernyataan-pernyataan "nek iso nge ke i nilaine seng apik-apik" ada peryataan pula "apa sih susahnya nyenangi orang-tak kasih nilai A semua". Dengan sejujurnya aku telah memberi penilaian kepada teman2 dengan nilai A semua.

Pun ada pula yang memberi keterangan kalau aku itu main laptop terus. Mohon maaf sekali keterangan ini yang menjadikan janggal. Pertanyaanku: apakah dengan aku main laptop kewajiban-kewajibanku tertinggalkan? tentu jawabannya sudah terlaksanakan. Bukan seperti yang membuat pernyataan yang selalu iri dengan kecakapan kecepatan kerja seseorang.

Perlu diketahui juga bahwa aku ota atik laptop juga tidak keluar dari proyek yang sedang dijalankan. Ketika aku paparkan ke dosen hanya dalam pembuatan banner, sesungguhnya design untuk mengisi promosi didunia maya juga. Namun terlupa untuk terpaparkan saja.

Sekarang pertanyaanku: berapa kali aku main laptop? tidak lebih dari 2 kali!! dengan perkataan "main laptop terus" orang bisa menafsirkan aku tidak kerja sama sekali. Semua juga main laptop ketika mengerjakan tugas!!! bukan aku aja.

Aku tidak tahu orang yang tidak bisa apa-apa dapat nilai apa ya? Hanya datang dan masak, itu juga semua aku lakukan semua. Ngambil air, ngulek, belanja ke pasar giwangan dan semuanya aku lakukan semua!!! kira2 yang tidak pernah melakukan semua, dapat nilai apa ya? ah peduli amat.

Perlu diketahui, ada yang tidak mereka lalukan kecuali aku. Yaitu mengurusi promosi didunia maya yang ini butuh waktu tambahan. Karena kalo aku lakukan di tempat itu, semua pada sensi meski dilakukan diwaktu sela-sela. You harus tahu ya! kewajibanku yang manakah yang tidak aku selesaikan!

KU PUTUSKAN MUNDUR

Dengan nilai K aku simpulkan ada yang tidak menginginkan keberadaanku disana. Dan aku putuskan untuk tahu diri dan muntur secara baik-baik dari team.

Aku sms ke semua tim dengan bahasa yang baik dan plus bonus do'a kesuksesan dari aku. dan ada juga yang tidak tahu bahkan bertanya? kenapa keluar, yang hanya aku jawab karena aku sibuk. Untuk menjawab penyebab aku keluar yang sudah jelas tahu adalah orang yang telah memberi penilaian padaku dengan nilai K.

Dari yang merespon smsku dan yang tidak merespon bisa aku jadikan kekuatan yang lebih untuk diriku. Perlu diketahui yang merespon hanya 3 orang dari 10 orang.

Berprasangka baik terus dan terus. meski aku sudah berprasangka baik namun ternyata prasangka baik itu dibalas dengan sebaliknya. Hal ini tidak menyurutkan langkahku untuk terus berprasangka baik. Apalagi berprasangka baik terhadap kejadian ini. Aku kasih A semua, aku dapat K. Weleh2

Untuk melupakan hal ini, dan kebaikan bersama, website yang sudah terbangun terpaksa aku lenyapkan (aku ikhlas) semua tentang promosi lenyap aja (dikira gak manfaat kali ya). Hal ini aku lakukan dengan niat untuk menyadarkan kepada apa yang menjadi bengkok dan semoga selalu diridhai Allah SWT karena aku tidak terlepas dari bimbingan-Nya.

#motorku berkualitas loh dalam berkontribusi, muatan yang lebih selalu diarahkan kemotorku.
Terimakasih sudah membaca.
Aku tetap tersenyum kok. wuek wuek
Tulisan tanpa edit/ review ulang, maaf kalo agak rancu kata-katanya karena nulisnya agak emosi...

4 komentar:

Semangat ya mas Mahmud, semoga Alloh SWT mengabulkan do'amu. Aku yakin kamu adalah orang yang memiliki semangat dalam memperbaiki diri. Tetap istigfar selalu dan mohon pentunjuk-Nya agar diberi kemudahan.

mas/ mbak anonim: aamiin, terimakasih

semua ny itu pasti ad hikmah ny..jgn menyalahkan siapa2 ..tp cobalah untuk menjadi yg lebih baik lg..pasti ad hikmah ny :)

ia rul terimakasih. kiranya aku ada salah denganmu juga, tolong dimaafkan segera ya rul, dan jangan lupa kesalahannya aku disampaikan ke aku. biar aku tahu mana yang harus diperbaiki. agar tidak jadi teka teki apalagi sampai terjadi 'konspirasi'... hehehe

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.