Kamis, 10 Januari 2013

SELERA TINGGI?

Prolog: Hari kamis ini, aku kena flu berat. Harus banyak-banyak istirahat kata anak pendidikan biologi kemaren pas diperpustakaan. Kalau toh keluar mata agakberkunang-kunang dan selalu meler dari hidung ini cairan. Ya dari pada tidak membuahkan apa-apa, kusempatkan nulis corat-coret ini..Hemm padahal besok ada ujian, sempat kupaksakan melototi komputer yang berisikan file-fle materi rasanya "memeng" banget.

Ini mungkin akibat emosiku yang terjadi saat aku berinteraksi dengan seseorang tentang wanita. Kata-kata dia yaitu 
"Menurut aku standard cowok idaman si Dia itu tinggi jadi kamu pikir2 dulu dari pada dari pada".

Ya aku rasa bukan si Dia saja yang menginginkan standar pendamping hidupnya itu yang berlevel tinggi. Aku rasa setiap orang juga menginginkan level/selera yang tinggi. Namun, apakah setiap orang yang menginginkan standar yang tinggi itu mesti dapat yang tinggi? gak juga kan? dan juga perlu diketahui level/selera tinggi itu juga banyak kriterianya, pasti setiap orang berbeda-beda level tinggi yang bagaimana yang ia tekankan. Bisa jadi hartanya, bisa jadi ketampanannya, bisa jadi martabatnya, dan bisa jadi dari ketiga yang udah aku sebutkan dia abaikan, melainkan level/selera tinggi yang ia maksud adalah dari segi agamanya. Bukankah begitu?


Timbul pertanyaanku dalam benak hati teruntuk orang yang membuat pernyataan diatas "apa kamu tahu level tinggi yang kayak bagaimana untuk si Dia?" anehnya kenapa dia bisa mendeskripsikan selera tinggi yang seperti ini itu...  Padahal pertanyaanku itu sekedar face yang kalau dijawab justru akan memburukkan kepada yang menjawabnya. Hemm hati-hati untuk siapapun Anda, ketahui bahwa Anda tidak bisa mendeskripsikan level tinggi seseorang meskipun itu adalah teman dekat Anda dengan terkecuali teman Anda itu benar2 pernah memaparkan hal itu kepada Anda. so jangan sekali2 memaparkan level tinggi seeorang dalam mencari pendamping hidup sementara Anda itu belum tahu si Dia yang sebenarnya.

Satu kata: setiap orang punya selera yang tinggi brooo, namun tak semua mendapatkan yang tinggi. so siapkan plan A plan B plan C plan D dan seterusnya...

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.