Minggu, 20 Oktober 2013

PENGALAMAN TES CPNS DI KEMENTRIAN DAN PEMDA DKI

Inilah waktunya, melangkahkan kaki, mempersiapkan kebutuhan yang kiranya diperlukan. Baju ganti, sandal, sepatu, kaos kaki, dan lain sebagainya. Ku tutup pintu kos lalu ku kunci, dari Jalan Kaliurang Km 14 menuju ke stasiun lempuyangan. Sendiri menikmati angin kencang, berbaur dengan kendaraan-kendaraan yang lain. Sambil menikmati perjalanan: "arrahman.. 'allamalqur'an.. kholaqol insaan.. 'allamahul bayaan .. assyamsu walqomarubikhusbaan.. annajmu wassajaru yasjudan.. dst" ucapku dengan nada standar yang tertutup helm. Demikian aku lakukan untuk menenangkan hati saja dan agar romantis saja di perjalanan meski hanya sendiri.

Sebelum menuju Stasiun Lempuyangan, aku arahkan motorku ke Kota Gede menghampiri Febri. Usai berjumpa langsung menuju Stasiun Lempuyangan. Namun, sebelumnya Febri menemui istrinya dulu yang aku mengikutinya hingga sampai ke salah satu TK swasta di Yogyakarta. Tak hanya itu, di pertengahan jalan isi bensin eceran dulu, takut tak sampai karena lampu indikator pada spedometer motorku sudah berkedip-kedep sejak aku berangkat.

Sesampainya di stasiun, aku turun dari motor. "nuwun yo pak, assalamu'alaikum" ucapku untuk Febri. "wa'alaikumsalam" katanya. Aku menyebrang jalan, teg terhenti sejenak dan aku menoleh kembali ke Febri. "pak, pak, pak tunggu tunggu, helmku lali kok malah rung tak copot" kataku sambil nyebrang jalan kembali. Setelah aku memberikan helmku ke Febri aku kembali  nyebrang jalan dan menuju ke loket chek-in yang cukup banyak orang yang mengantri. Sambil mengantri aku keluarkan kertas bookingku dan KTP asli dari dompetku. dompet yang sudah rusak sletingnya dan sedikit robek. Maju selangkah lalu terhenti, maju selangkah lagi lalu terhenti hingga sampai pada giliranku untuk mnyerahkan kode booking untuk diganti dengan tiket kereta api. Setelah itu, aku masuk pada ruang tunggu kereta melalui pintu yang dijaga petugas. Ku serahkan KTPku dan tiketku, setelah diperiksa kecocokan nama pada KTP dengan nama pada tiket, lalu dicap dan aku dipersilahkan masuk.

Alhamdulillah, tidak telat seperti pada 2 minggu sebelumnya dimana keberangkatan pukul 16.33 WIB, aku datang pukul 16.31 WIB. Hingga aku langsung maju ke depan menerobos orang-orang yang antri sambil berkata "maaf ya pak, kereta uda diumumkan akan memasuki terminal, keberangkatan saya 16.33 WIB" kepada orang-orang yang antri. Petugas saat itu berkata padaku "besok-besok jangan diulangi lagi ya mas, datang 1 jam sebelumnya ya" sahutnya. Setelah dapat tiket aku langsung masuk lewat pintu tanpa cek-cek KTP lagi. Ku pijakkan pada pintu kereta dengan gerbong sedapatnya, selang tak lama kereta langsung jalan pada waktu itu. Hingga aku sampai di Jakarta dan puas bisa mengikuti tes rekrutmen Pusri Palembang, meskipun sampai saat ini aku belum lagi dipanggil untuk mengikuti tes selanjutnya. Yang saat itu terdapat 2 opsi tempat tes yaitu Jakarta dan Palembang.

Opps, ceritanya kok sampai kesana? aku sedang duduk di ruang tunggu nih. Meminum es buah pemberian Istri Febri tadi saat di TK.

= = = = = = = = = = = = = = = =

Tiga puluh menit kedepan kurang lebihnya, kereta pun datang. Perjalanan dimulai, dan sampai pada Stasiun Jatinegara jam 01.20 pagi. Menunggu jemputan cukup lama, hingga pukul 02.40an pagi sampai pada kontrakan lelek (paman). Ambil air wusajadah terbentang, aku angkat tangaku dan berlafadz "Allahu Akbar".

Setelah sholat Isya dan Magrib yang aku tunaikan dalam 1 waktu, aku rebahkan badanku sejenak menunggu pagi tiba. Pagi harinya, air menguyur tubuhku, aku rapikan pakaianku, ku pakai sepatuku. Dengan kendaraan yang ada (vega R) pukul 10.00 WIB aku menuju Kantor Kementrian Koordinator Bidang Ekonomi (tepatnya barat Monas). Sesuai petunjuk panitia penerimaan CPNS, parkir kendaraan bermotor sebaiknya di Monas. Karena tak pahamnya aku daerah Monas tersebut, aku tiba di Kantor pukul 11.40 WIB. Dan siap tes pukul 13.00 WIB yang sebelumnya aku harus regristasi ulang, sholat dzuhur, dan rehat menenangkan hati (12 Okt 2013).

Tes selesai pukul 15.30 WIB, pulangku menuju kontrakan tak semulus perjalanan pergiku, aku berputar-putar hingga memakan waktu yang tak sedikit. Sesampainya di kontrakan aku pamit untuk pergi ke Bogor ke Pesantren elTahfidh bersama mas Ridwan yang sedang perjalanan dari Serang menuju Bogor. Aku tunggu mas Ridwan di Masjid Al-ikhlas Jatipadang hingga Isya datang. Setelah datang mas Ridwan cipika cipiki (cium pipi kanan, cium pipi kiri). "mana temanmu mas?" kataku. "Nunggu deket pasar minggu" katanya.

Menuju area pasar Minggu motor mas Ridwan kehabisan bensin, dorong deh. Setelah ketemu temannya disebuah masjid, kami cari makan malam dulu, laper soalnya. Setelah makan, baru melanjutkan perjalanan menuju Bogor. Dua malam aku di Bogor dan 14 Okt 2013 aku pulang ke kontrakan lelek (paman). Sholat Idul Adha di Jakarta.

Cerita Bogor

Kamis, 16 Okt 2013 tes lagi CPNS Pemda DKI Jakarta, lokasi tes: Kantor Walikota Jakarta Timur. Singkat cerita sebenarnya aku mau bercerita bahwa: Soal CPNS terdiri dari 100 soal meliputi TWK, TIU, TKP. Jika benar mendapat poin 5, jika salah poin nol. Jadi dikerjakan semua aja. Untuk TWK semua ada nilainya, namun bobotnya berbeda dari poin terbesar adalah 5,4,3,2,1. Tes berbasis CAT. Nah, soal CPNS ternyata sebagian soal ada yang sama. Tapi kalau tidak tahu mana jawaban yang benar, ya sama aja percuma.

Lanjutan

Ngantuk nih.. . ku lihat jam hapeku terlihat 23.56


20/10/2013
Ditulis di Jogja, dibaca di mana aja

4 komentar:

bos ada pengumuman tes tkb ga..ane udah tkd nih..nunggu2x..blm ada pengumuman...
kirim aje ke ipalcimot@yahoo.com

belum ada pak. Ini juga masih nunggu pengumuman saya. Kalau boleh tahu tes cpns bidang apa pak?

semangat ya Pak Mahmud... moga sukses

Aamiin Pak Yusuf. Sukses juga buat Njenengan

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.