Jumat, 02 Mei 2014

Ketika Rem Mobil Blong

1. Kalem 'ojo' panik. Jika ada penumpang, jangan beri tahu para penumpang, 'meneng wae'.

2. Sambil memompa rem, bunyikan klakson dan nyalakan lampu hazard agar mobil di sekitar tahu bahwa kendaraan sedang darurat.

3. Manfaatkan efek kerja engine break.
- Kalau mobil manual, kurangi kecepatan dengan memindahkan gigi perseneling secara bertahap (5-4-3-2-1), jangan turunkan gigi secara langsung, misalnya dari gigi 4 langsung ke gigi 2 atau 1 karena itu akan membuat kehilangan kendali.
- Kalau mobil otomatis, turunkan gigi ke tingkat terendah, biasanya gigi 1.

4. Kalau bertemu benda mati, seperti trotoar, batu, dll tumburkan secara menyamping, setidaknya bisa membantu menurunkan kecepatan mobil. Tentunya sambil melihat-lihat cukup amankah dengan jarak kendaraan lain.

5. Bila di atas tidak berhasil, maka dengan terpaksa harus mempergunakan rem tangan (hand break). Hati-hati, lakukan secara perlahan dan jangan mendadak. Tarik secara perlahan sambil terus merasakan gigitan rem itu di kaliper roda. Atur tekanan dalam pengereman darurat ini, jika sudah terasa rem tergigit, pertahankan posisi itu sampai mobil melambat.

Jangan mau untuk PRAKTEK hal ini, berbahaya, nyawa taruhannya (apalagi kamu belum menikah "hee"). Cukup untuk pengetahuan saja.


2 Mei 2014

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.