Minggu, 03 April 2022

Pengantarnya Hai Orang yang Beriman: Bukan Hai Manusia. Mengapa?

 

Mari renungkan Qur'an surat Asshaff ayat 2-3 ini, tentang bisa mengatakan namun tidak bisa mengerjakan, tentang bisa berucap namun tidak bisa mengaplikasikan..


Dan yang lebih menarik dalam surat ini yaitu ya ayyuhallaziina aamanu bukan ya ayyuhannaas. Hai orang-orang yang beriman, bukan hai manusia..


Mengapa orang-orang yang beriman yang dituju oleh Allah SWT?


Apakah begitu banyakkah orang-orang yang beriman, namun antara perkataannya dan perbuatannya berbeda?


Apakah orang beriman, orang yang sudah (merasa) baik, orang yang tidak perlu teguran?


Namun, yang perlu diketahui bahwa jika benar-benar iman melekat pada dirinya, ia akan melaksanakan syariat-Nya dan menjauhi perbuatan yang melanggar syariat-Nya. Salah-salah sedikit, mungkin manusiawi, namun yang perlu diketahui bahwa salah satu sifat manusia yaitu apabila dinasehati, segera sadar. Tingkatan nasehat bisa dimulai dari nasehat lisan (internal), kemudian nasehat alam (eksternal), kemudian nasehat langsung dari Allah (vertikal)


Semoga kita menjadi pribadi yang baik casingnya, juga baik isi keimanannya


Wallahu a'lam bisshowab

0 komentar:

Posting Komentar

اُنْظُرْ مَا قَالَ, وَلَا تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. [Ali Bin Abi Thalib]

Silahkan tinggalkan pesan dengan baik dan santun.